Maksud dan tujuan kami dari awal

P&G didirikan di Amerika Serikat pada tahun 1837 oleh dua orang pria yang bertemu secara kebetulan. William Procter ( warga Inggris ) dan James Gamble ( warga Irlandia ), keduanya sedang melakukan perjalanan terpisah menuju Amerika Serikat yang di mana perjalannya berakhir di Cincinnati dan di situlah cerita P&G dimulai. Mereka tidak akan bertemu jika mereka tidak menikahi dua wanita bersaudari - Olivia dan Elizabeth Noris – sampai pada akhirnya pada tahun 1837 ayah mereka meyakinkan William Procter dan James Gamble untuk menjadi partner bisnis dalam mendirikan sebuah perusahaan sederhana namun gigih yang dinamakan : Procter & Gamble.
Perusahaan tersebut dimulai dengan produk kecil seperti sabun keluarga dan lilin lalu terus berkembang sesuai dengan Maksud dan tujuan P&G untuk menyediakan produk dan layanan dengan nilai dan kualitas terbaik.

Unduh brosur Heritage global kami di sini

Kesederhanaan maksud & tujuan kami telah menjadikan perusahaan kami menjadi salah satu perusahaan produk konsumen yang terkemuka di dunia – dan akan terus membawa kami untuk memperbaiki kehidupan saat ini maupun untuk generasi yang akan datang

Lihat video


Sejarah P&G

Kehadiran P&G di Indonesia diawali oleh PT Richardson Merrel Indonesia (MRI) pada tahun 1970 melalui brand Vicks yang kemudian diakusisi oleh P&G pada tahun 1979. Kehadiran MRI di Indonesia digantikan dengan berdirinya PT Procter & Gamble Indonesia di tahun 1989 dan kemudian menjadi PT. Procter & Gamble Home Products Indonesia pada tahun 1997 hingga saat ini.


MENJALIN HUBUNGAN

kami terus berusaha keras untuk tetap menjalin berhubungan
dengan pengguna produk kami dengan bantuan mitra external
sehingga kami dapat terus memenuhi maksud & tujuan P&G

1924
1924

P&G menjadi perusahaan pertama yang melakukan riset pasar dengan data konsumen. Pendekatan visioner ini memungkinkan kami untuk meningkatkan pemahaman terhadap kebutuhan konsumen, mengantisipasi kebutuhan konsumen, serta menanggapi produk-produk yang dapat meningkatkan kehidupan sehari-hari dari konsumen

1930
1930

P&G adalah bisnis pertama yang mengiklankan langsung pada konsumen pada tingkat nasional dengan iklan TV pertama untuk sabun merk “Ivory” pada tahun 1939. P&G juga berperan dalam konsep “opera sabun” sebagai sponsor pertama dalam drama radio

1941
1941

P&G menjadi salah satu perusahaan pertama yang secara resmi menanggapi korespondensi konsumen dengan mendirikan departemen Consumer Relationship. Dengan adanya saluran telepon bebas pulsa pada tahun 1973 dan email pada tahun 1980, konsumen dapat lebih mudah menghubungi kami dan kami dapat terus menjaga kepercayaan konsumen

MEMIMPIN

P&G berkomitmen untuk menjadi yang terbaik. Kami ingin Merek
kami terus terdepan. Kami ingin perusahaan kami memimpin
industri ini, dan menjadi tempat terbaik untuk bekerja bersama.

1940
1940

Pabrik manufaktur P&G di London, West Turrock memulai produksi bubuk sabun cuci. Dengan menggunakan proses hydrolyzer pertama di dunia, waktu yang dibutuhkan untuk produksi berkurang dari skala hari menjadi dalam hitungan jam

1961
1961

P&G mengatasi kebocoran dan ruam yang merupakan hal yang telah lama dipermasalahkan dari popok bayi dengan memperkenalkan Pampers, popok sekali pakai dengan harga terjangkau. Hingga saat ini, lebih banyak bayi di dunia yang dapat merasakan kenyamanan dan rasa kering dengan menggunakan Pampers dibanding popok bayi merk lain.

1985
1985

P&G mengakuasisi Richardson-Vicks, produsen dari produk perawatan pribadi seperti Pantene, Olay dan berbagai produk Vicks

1991
1991

P&G mengakuisisi Max Factor

2001
2001

P&G mengakuisisi Clairol

2003
2003

P&G mengakuisisi Wella

2005
2005

P&G mengakuisisi Gillete

MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP SETIAP HARI

Segala sesuatu yang kami lakukan selalu bertujuan
untuk memudahkan kehidupan konsumen kami dan komunitas
tempat kami hidup dan bekerja, saat ini maupun generasi
yang akan datang

1915
1915

James N. Gamble, anak laki-laki pendiri perusahaan, membantu untuk mendirikan komunitas penggalangan dana terorganisir pertama. Pada saat ini organisasi tersebut dikenal sebagai The Unite Way, pelopor penggalangan dana berbasis komunitas di Amerika Serikat

1952
1952

P&G telah mendirikan "Procter & Gamble Fund", bagian khusus yang bertugas untuk mendistribusikan dana secara global ke organisasi / badan amal atau komunitas amal yang berlokasi di belahan dunia dengan konsentrasi tinggi operasi P&G. Salah satu penyaluran dana ini adalah melalui program filantropi kami : "Live, Learn & Thrive™" yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup lebih dari 50 juta anak di dunia setiap tahunnya.

2005
2005

P&G meluncurkan kemitraan antara merek Pampers dan UNICEF untuk mencegah tetanus yang sedang berkembang. Dengan satu pack sederhana yang disertai satu vaksin mekanik, P&G bersama dengan UNICEF dan seluruh konsumennya diseluruh dunia membuat perbedaan dalam kehidupan orang-orang yang membutuhkan. Pada tahun 2015, kami bertujuan untuk pencegahan penyakit tetanus pada bayi di negara yang sedang berkembang. untuk pencegahan penyakit tetanus pada bayi di negara yang sedang berkembang.

2006
2006

Untuk mengatasi krisis air minum yang sedang melanda, P&G menciptakan program “Children’s Safe Drinking Water” yang menggunakan pemurni air sachet PUR produksi P&G. Program ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk melakukan hal berdampak jangka panjang, dan meningkatkan taraf kehidupan di beberapa negara termiskin di dunia.

2008
2008

P&G meluncurkan terobosan produk deterjen laundry, Ariel Excel Gel, deterjen yang sangat padat dan dirancang untuk membersihkan pada suhu 15º Celcius. Dengan kemasan yang menarik dan minimnya system limbah, konsumen dapat menghemat uang maupun energi untuk mendapatkan produk dengan performansi yang lebih baik. Disamping menyediakan produk terbaik untuk konsumen, terobosan terbaru ini juga memiliki dampak minimum pada lingkungan yang merupakan salah satu kunci untuk pertumbuhan yang berkelanjutan di masa yang akan datang